Artikel

Konsultasi Gratis

Last Updated Dec 8, 2022

Pentingnya Menerapkan Ekonomi Sirkular pada Startup

Banyak startup didorong oleh keinginan untuk menghasilkan keuntungan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi pergeseran pemikiran di kalangan pengusaha muda. Semakin banyak startup yang ingin membuat perbedaan di dunia, dan mereka melakukannya dengan menerapkan model bisnis yang berkelanjutan. Salah satu model tersebut adalah ekonomi sirkular. Ekonomi sirkular didasarkan pada prinsip pengurangan limbah dan konservasi sumber daya. Dalam ekonomi sirkular, sampah dipandang sebagai sumber daya yang dapat digunakan untuk menciptakan produk atau layanan baru. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi mengapa perusahaan startup harus menerapkan model ekonomi sirkular. 

Apa itu ekonomi sirkular?

Ekonomi sirkular adalah alternatif dari ekonomi linier tradisional (membuat, menggunakan, membuang) di mana kita menjaga sumber daya tetap digunakan selama mungkin, mengekstraksi nilai maksimum darinya saat digunakan, kemudian memulihkan dan meregenerasi produk dan material pada tingkat akhir setiap siklus hidup.

Dalam ekonomi sirkular, bisnis terus mencari cara untuk merancang limbah dan polusi, menjaga produk dan material pada utilitas dan nilai tertinggi setiap saat, dan kemudian meregenerasi sistem alami.

Apa keuntungan menerapkan ekonomi sirkular bagi startup?

Ada banyak manfaat menerapkan ekonomi sirkular untuk startup. Mungkin yang paling menonjol, ini dapat membantu mengurangi pemborosan dan meningkatkan efisiensi. Dalam ekonomi linier, bisnis biasanya mengambil sumber daya, menggunakannya untuk membuat produk, dan kemudian membuangnya begitu produk tidak lagi dibutuhkan. Hal ini dapat menyebabkan banyak pemborosan, serta inefisiensi jika sumber daya tidak digunakan secara efisien.

Ekonomi sirkular berusaha untuk menutup lingkaran dengan menjaga sumber daya digunakan selama mungkin. Ini dapat dilakukan melalui inisiatif seperti perbaikan dan penggunaan kembali, daur ulang, dan daur ulang. Ini tidak hanya membantu mengurangi pemborosan, tetapi juga dapat menghemat uang bisnis dengan mengurangi kebutuhan untuk terus-menerus membeli sumber daya baru. Selain itu, ini dapat membantu membangun loyalitas merek di antara pelanggan yang menghargai upaya untuk menjadi lebih berkelanjutan.


Sewa kebutuhan startup untuk lebih sirkular

Transisi ke ekonomi sirkular akan membutuhkan perubahan pola pikir bagi banyak bisnis, tetapi ini adalah salah satu yang penting untuk keberlanjutan jangka panjang planet kita. Salah satu langkah mudah yang dapat mulai dilakukan oleh startup adalah dengan menyewa berbagai kebutuhan yang Anda.

Model sewa menjadi model yang bersifat sirkular karena tidak terus-menerus mengambil sumber daya dari bumi dan membuang barang yang tidak terpakai. Tetap akan mendorong penggunaan kembali pada banyak barang sehingga masa pakai setiap barang akan dijaga secara maksimal dan tidak ada barang yang terbuang dengan sia-sia.

Kesimpulan

Ekonomi sirkular adalah cara berpikir baru tentang cara kita menggunakan sumber daya. Ini didasarkan pada prinsip "kurangi, gunakan kembali, daur ulang." Berbeda dengan ekonomi linier tradisional, yang didasarkan pada model "ambil-buat-limbah", ekonomi sirkular menjaga sumber daya tetap digunakan selama mungkin. Ini memiliki banyak manfaat bagi startup, termasuk mengurangi biaya, meminimalkan pemborosan, dan meningkatkan efisiensi sumber daya. Menerapkan pendekatan ekonomi sirkular dapat membantu startup Anda berkembang di pasar yang kompetitif saat ini.

Ringankan beban asetmu dengan bantuan Bioma

Dapatkan kebebasan operasional, bebas alokasikan budget usaha. Akses produk terbaik dan sewa sekarang!

Hubungi Tim Bioma

Sekilas Bioma

Bioma menyediakan semua aset yang dibutuhkan dengan model sewa yang fleksibel dan bebas repot. Baca Selengkapnya

PT BIOMA BERSAMA INDONESIA

support@withbioma.com

+62 812-8445-5345